Honorer Cantik Ini Dipolisikan , Karena Arisan Bodong

by


OKEYBOZZ.COM , SUNGAILIAT –Seorang oknum honorer DJP yang bekerja di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.
DJP dilaporkan ke Polres Bangka terkait dugaan arisan bodong hingga mengakibatkan puluhan korban dirugikan ratusan juta rupiah.

Kasus ini terungkap setelah salah satu korbannya, Devi, bercerita kepada awak media perihal penipuan arisan bodong yang menimpa dirinya.

“Saya ikut pertama Rp 8 juta lebih dan dapet arisan bunga pertama Rp11juta lebih. Kemudian saya ikut yang kedua kalinya dengan setoran Rp 27 juta sampai sekarang belum ada di bayar dan sudah jatuh tempo pembayaran.

Bulan Januari sampai sekarang leteh (capek) nagi berulang-ulang dan bermacam – macam alasan,” cerita Devi, Selasa (8/10/2019) sembari mengatakan setoran Rp 27 juta kalau pembayaran 13 persen Rp13,5 juta.

Dikatakan Devi, jika peserta yang ikut main arisan yang ternyata bodong tersebut ada sekitar 40 orang.
“Kalau pembayaran bervariasi. Saya sendiri setor yang terakhir Rp 27 juta. Sedangkan jumlah yang ikuy main sekitar 40 orang dengan total jumlah uang kira2 Rp 600 lebih,” ungkapnya.

Menurut Devi tanggal jatuh tempo pembayaran tahap kedua itu bulan januari 2019, namun apa yang diharapkan tak kunjung terealisasi semuanya, saat ditagih DJP mengatakan proses Bank belum cair.

Ditanya awak media apakah sudah ada dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait laporan yang dimaksud?

“Dari Polres Bangka teman kita sudah dimintai keterangannya, kita ini yang ikut membeli arisan tersebut ada sekitar 43 orang dengan total modal seluruh yang belum juga dibayar Rp 600 juta, dimana uang tersebut masing – masing pembeli arisan diminta DJP harus dibayar dalam bentuk tunai,” Jawab Devi.

Bersamaan DI saat meyakinkan kepada awak media bahwa dirinya sudah membuat laporan resmi ke pihak berwajib terkait jual beli arisan oleh DJP dirinya memperlihatkan secarik surat tanda bukti pelaporan.

“Peristiwa jual beli arisan ini sudah saya laporkan ke pihak Polres Bangka, nah ini Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) itu dengan nomor : STTLP/B – 1062/ VIII/2019/BABEL/RES BANGKA dimana kita sudah merasa uang kita ditipu dan digelapkan sesuai tulisan di surat tersebut Pasal 378 atau 372 KUHP, ” Terangnya

Terpisah saat ditemui awak media untuk konfirmasi DJP belum bisa memberi keterangan karena masih ada kegiatan ditempat kerjanya, hingga yang bersangkutan menyarankan kepada awak media untuk menghubunginya nanti diluar jam kerja.

“Hari ini saya masih ada kegiatan dari kantor jadi belum bisa memberi keterangan, kalau tidak keberatan besok ya diluar jam kerja, ” elaknya.
Hingga berita ini diturunkan pihak terkait masih diupayakan konfirmasinya. (dit)

(Okeybozz.com / Adityawarman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *