Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah 154 Asisten Tenaga Kefarmasian Dan 3 Tenaga Teknis Kefarmasian SMKN 5 , Siap Jadi Tenaga Profesional

by
Foto , Pelantikan Asisten Tenaga Kefarmasian Siswa / siswi Angkatan V  SMKN 5 Tahun Ajaran 2018/2019 di Gedung LPMP Provinsi Bangka Belitung , Sabtu (25/5).
Laporan okeybozz Adityawarman
OKEYBOZZ.COM , PANGKALPINANG — Usai menjalani Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) SMKN 5 Pangkalpinang menggelar Pelantikan Asisten Tenaga Kefarmasian Siswa / siswi Angkatan V  SMKN 5 Tahun Ajaran 2018/2019 yang berlangsung dengan meriah serta khidmat , Sabtu (25/5/2019).
Sebanyak 154 Siswa / Siswi dan 3 Tenaga Tehnik kefarmasian  SMKN 5 dilantik sebagai asisten tenaga kefarmasian dengan Tema ” Siap menjadi Tenaga farmasi yang Profesional dan Bermanfaatan Bagi Kesejahteraan Masyarakat ” yang berlangsung di Gedung LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan)  Provinsi Bangka Belitung
Pantauan okeybozz.com tampak hadir diacara pelantikan tersebut  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bangka Belitung yang diwakili Kabid SMK Hamdani ,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi babel Mulyono , ketua PAFI Babel Sunar Nugroho Adiatmoko SKM , M.Si ,   LPMP Provinsi babel , pengawas pembina , Kepala sekolah se-Pangkalpinang , serta Orang tua siswa.
Kepala SMKN 5 Drs BASIR MT menjelaskan bahwa moment ini sangat penting karena banyak pesan yang disampaikan sebelum para siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk masa depan mereka,” ujar Basir.
Lanjut Ia menuturkan Yang mana kita ketahui kata kepsek ” kita baru meluluskan angkatan ke V dan alhamdulillah dalam beberapa angkatan yang lulus sebagian besar sudah terserap ke dunia kerja diantara asisten kefarmasian dan asisten tenaga teknis kefarmasian di apotek maupun instalasi beberapa rumah sakit,” Terangnya dihadapan para undangan siang itu.
Ia berharap, kepada para siswa siswi bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Para siswa juga diminta memanfaatkan ilmu pengetahuan yang telah didapat di bangku sekolah dengan sebaik-baiknya.
Dan juga Kami harap di kampus Universitas Bangka Belitung ada jurusan farmsi S1,” Harap Basir.
 Kemudian,  walaupun SMKN 5 baru meluluskan 5 angkatan ,  alhamdulillah dari selisih prestasi tidak kalah dengan SMK lain yang saat ini ada 58 SMK  di Provinsi  babel ini , tahun ini SMKN 5  menduduki  peringkat ke 5 di tingkat nasional dari 34 provinsi ,” Jelas kepala sekolah.
Dikegiatan yang sama Ketua PAFI Bangka Belitung Sunar Nugroho Adiatmoko SKM , M.Si , mengatakan Pelantikan pengambilan sumpah dari alumni SMK Negeri 5 Pangkalpinang tahun ajaran 2019. SMK negeri 5 Pangkalpinang saat ini baru satu jurusan, yaitu jurusan farmasi ,
Ketika kita bicara tentang farmasi, bapak ibu sekalian adalah tentang obat, dan dimana kita bicara tentang obat orang selalu berpikir obat itu untuk menyembuhkan penyakit, pikir bagaimana cara minum obat yang baik, cara mengelola obat yang baik , cara mendistribusikan obat yang baik,”Terang Sunar.
Kemudian , Obat itu sendiri buat orang farmasi tidak hanya semudah itu hanya mengobati , saya masih ingat pertama kali sekolah farmasi ,definisi pertama diberikan kepada saya tentang obat adalah racun , obat itu adalah racun. Racun yang dalam dosis tertentu  , penggunaan yang tepat, pemberian yang tepat, dan dapat menyembuhkan, mengurangi penyakit atau gejala penyakit. Takut konsumsi obat sembarangan , takut membeli obat  sembarangan ,
Yang memberi pelayanan ini siapa sih , sekolah menengah farmasi  , atau farmasi ini dikenal dengan SAA  (sekolah asisten apoteker ) , berkembangnya waktu SAA ini berubah menjadi Sekolah menengah farmasi , dulu SAA farmasi itu sistem pendidikan nya sistem gugur, jadi kalau tidak naik kelas dari kelas 1 ke kelas 2 di Drop out (dikeluarkan) dari sekolah tersebut , anak – anak farmasi itu dikenal sebagai anak-anak kutu buku , buku – buku farmasi itu tebel banget,” Kata Ketua Pafi ini.
 Buku Pedoman obat dasar itu adalah farmakope . Kebutuhan tenaga kefarmasian Indonesia  terutama di provinsi Bangka Belitung, masih banyak  , pekerja kefarmasian masih di lakukan bukan tenaga profesional , mulai di puskesmas , rumah sakit. Alhamdulillah dinamika Indonesia berkembang tahun 2009 pemerintah Republik Indonesia nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian.
Ini adalah momentum terbaik buat kami orang farmasi untuk mengubah manset, untuk mengubah kondisi di lapangan , bahwa farmasi ini harus di lakukan oleh orang profesional, kompetensi , dan sertifikat-sertifikat kompetensi , seperti yang di berlakukan Undang-undang 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja bahwa pekerja – pekerja tentu harus dilakukan oleh orang-orang berkompetensi , dimana kompetensi bisa dibuktikan dengan sertifikat kompetensi .
 Kita akan coba secara bertahap tenaga-tenaga  di pelayan kefarmasian bukan dari orang- orang biasa.,” Harapnya.
(Okeybozz.com / Adityawarman).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *