Wawako Launching Rumah Belajar Program Disdikbud Kota Pangkalpinang.

by
Foto , Kegiatan Launching Rumah Belajar program Disdikbud kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan SMU Santo Yosef Pangkalpinang ,Selasa (30/4).
Laporan okeybozz Adityawarman.
OKEYBOZZ.COM , PANGKALPINANG — Sebuah apresiasi yang sangat tinggi bagi Dunia Pendidikan khususnya kota Pangkalpinang karena hari ini ,Selasa (30/4/2019) dilaksanakan Launching Rumah Belajar serta Launching Satu Guru Satu Buku yang merupakan program Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Pangkalpinang oleh Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian.
Launching Rumah Belajar yang digelar bertempat di Gedung pertemuan SMU Santo Yosef  Jl. Raya Sungaiselan Kampung Asam kec. Rangkui Pangkalpinang yang dikemas dengan Tajuk ” Pemanfaatan Rumah Belajar kota Pangkalpinang Dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019 kerjasama Pemerintah kota Pangkalpinang dengan pustekkom kemendikbud ” , yang dimulai pukul 08:00 wib hingga selesai.
Wawako Pangkalpinang M.Sopian dalam sambutannya , mengatakan Apresiasi yang sangat tinggi kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Pangkalpinang , atas kegiatan ini ,  mudah – mudahan kedepan sesuai pesan dinas pendidikan dan juga harapan kita bersama bahwa launching ini jangan hanya sekedar seremonial  saja , tapi harus ada tindakan yang nantinya diharapkan kepada rumah belajar ini , yang membawa manfaat , baik bagi siswa-siswa Yang ada disekolah maupun guru-guru Yang ada disekolah Ini ,” ujar M.Sopian.
Lanjut , Artinya  adalah  kegiatan ini harus kita dukung bersama baik itu dari Pendidikan yang ada di pemerintahan daerah , para swasta yang ada di kota Pangkalpinang ini, kalau tidak  , kebersamaan dan dukungan dari kegiatan ini  maka rumah belajar yang kita launching ini hanyalah sekedar nama dan tidak memenuhi manfaat kepada anak-anak didik kita dan guru-guru kita yang ada di kota Pangkalpinang ,” Terangnya.
Kemudian  , memang kita tidak bisa lagi terlepas dari yang namanya teknologi ,
disini ada dua pertanyaan , yang menjadi pilihan kita,
kita tidak bisa lari dari era teknologi,
pertama : apakah teknologi harus mengerti kita ?
Kedua : apakah kita harus mengerti teknologi?
Dua pertanyaan itu tentunya perlu di rinci di kehidupan kita masing-masing kalau kita menginginkan teknologi mengerti diri kita , berarti kita tidak bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal, kita hanya bisa menggunakan teknologi ini cuma kalau kita mengerti teknologi ini tentunya kita akan memanfaatkan teknologi untuk keperluan yang lebih besar dan bisa mengeploitasi teknologi tersebut ,” jelas Wawako dihadapan para undangan siang itu.
Lebih lanjut, Kita ambil contoh , dulu teknologi sederhana adalah radio,
Radio hanya kita pakai untuk mendengar berita , untuk mendengarkan lagu -lagu , selain dari itu kita tidak bisa  menggunakannya, karna kita tau kalau radio itu hanya untuk itu , kalau mengerti teknologi  radio ini bisa dimanfaatkan dengan yang lain, bukan hanya untuk dengar berita , bukan hanya untuk dengar lagu . Nah dua pertanyaan ini tentunya kita harus mengerti teknologi sehingga timbul motivasi  pada diri kita masing-masing , bagaimana kita memanfaatkan teknologi  yang ada ini guna mempermudah tujuan kita masing-masing ,” Paparnya.
Selanjutnya , wawako menambahkan Misal Pustekkom telah mengembangkan adanya pendidikan Maya , jadi tentunya orang yang mengerti teknologi , memanfaatkan teknologi itu  mempermudah di dalam peran pendidikan , sehingga bisa terjangkau kepada seluruh masyarakat Yang ada di Indonesia ini pada umumnya.
Harapan kami , ini sebagai momentum bagi kita semua untuk membangun komitmen kita semua memanfaatkan Rumah Belajar ini untuk meningkatkan , baik itu kualitas di kota Pangkalpinang ini pada khususnya , sesuai dengan semboyan di belakang dapat kita baca bersama-sama “rumah belajar, belajar itu semua, belajar dimana saja, kapan saja,dengan siapa saja ,” Tutupnya dilanjutkan dengan membuka Launching Rumah Belajar.
Launching Rumah Belajar dihadiri wawako Pangkalpinang , ketua DPRD kota pangkalpinang , kadisdikbud Prov. Babel , Kadisdikbud pangkalpinang , kepala LPMP prov. Babel , kepala kantor Bahasa , Pustekkom kemendikbud , Komite sekolah ,  kepala sekolah , Guru TK , Guru PAI serta  perwakilan siswa SMP maupun  SD , yang dimulai dengan tari sambut dan diselingi paduan suara dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang.
Kadisdikbud kota Pangkalpinang Dr. Hj. Eti Fahriaty dalam sambutannya yang dikutip okeybozz.com secara singkat mengatakan   kehadiran Rumah belajar ini sudah sangat diidamkannya sejak lama , karena bisa diakses siapa saja , baik kepala sekolah ,bapak/ibu guru dan siswa, yang bisa langsung dimonitor ,” Ujar Eti.
Selain launching Rumah Belajar  kegiatan hari ini sekaligus launching Sagu Sabu (satu guru satu buku) yang juga program diknas yang positif bagi semua guru dan satu siswa satu buku , saya begitu antusias mengajak dan memfasilitasi para guru dansiswa yang ada dipangkalpinang khususnya dan Babel umumnya , Alhamdulillah kita (Diknas-red) sudah 3 kali (3 angkatan ) melakukan program sagu sabu ,ternyata jika kita ajak kita pacu untuk mengeluarkan aspirasi mereka , dan hasilnya sebanyak 65 orang penulis pemula yang selama ini kita tidak pernah dimana keberadaan penulis – penulis itu , berkat program sagu sabu”, Terangnya.
Tidak hanya itu , hari ini juga kita akan launching 40 buku karya perdana penulis dari  guru dan siswa Bangka Belitung oleh bapak Ketua DPRD kota Pangkalpinang , saya berharap dengan ketulusan hati dari 2 (Dua ) agenda besar ini tidak saja menjadi kegiatan seremonial saja , tetapi
Jadikan ini momentum untuk memacu keinginan kita , dan kepada semua kepala sekolah  jangan berhenti sampai disini saja tetapi terus aktif mengajak para guru dan siswa melirik rumah belajar ,” Harapnya.
Diakhir sambutannya kadisdikbud kota pangkalpinang  dihadapan para komite sekolah menitipkan kepada bapak/ibu guru dibulan ramadhan nanti bagi yang muslim agar mereka mengerjakan tugas dirumah belajar , jangan pernah malas dan cuek mengajak anak didik kita maju berkualitas ,” Pesan Eti. (okey).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *